Sabtu, 13 Oktober 2012

Kompresi Lossless


Kompresi Lossless memiliki karakteristik seperti berikut:
  1. Dengan mengganti suatu data menggunakan kode yang jauh  lebih ringkas, sehingga proses pemampatan  tanpa menghilangkan data yang dimiliki.
  2. Hasil kompresi sama dengan sebelumproses kompresi.
  3. Ukuran yang dihasilkan dari kompresi lebih kecil atau lebih besar.
  4. Hasil kompresi tidak dapat dibaca tanpa melalui proses dekompresi.
  5. Algoritma yang digunakan untuk kompres dan dekompres harus sama.
  6. Digunakan untuk data yang tingkat keakuratannya tinggi, sehingga kualitas data tersebut tetap terjaga.
Dalam aplikasi kompresi lossless terdapat 3 algoritma yang biasa digunakan sesuai file yang ingin dikompresi, dimana dalam algoritma tersebut memiliki kriteria baik deri segi kecepatan, Ratio dan efisiensi proses kompresi dekompresi serta ketepatan proses dekompresi data.
1.      Algoritma Kompresi Huffman Code:
Tahap pengkompresian sebagai berikut:
  • Frekuensi karakter dari string dihitung, lalu dibuat pohon huffman , dengan root diberi nilai 0, kemudian untuk bagian kiri diberi  0 dan bagian kanan diberi 1.
  • Teknik bottom-up, frekuensi terkecil dikerjakan dahulu dan diletakkan pada node leaf.
  • Kemudian node-node leaf dikombinasikan dan dijumlahkan probabilitasnya menjadi root diatasnya.
2.      Algoritma Kompresi Run Length Encoding (RLE):
RLE paling efektif pada file grafis dimana biasanya file grafis berisi deretan karakter yang sama. Tahap pengkompresian sebagai berikut:
  • Terdapat deretan karakter yang sama berurutan lebih dari tiga karakter, maka dapat dilakukan pemampatan.
  • Lalu berikan bit penanda berupa 8 deretan bit yang boleh  dipilih sembarang asalkan digunakan konsisten. Untuk menandai bahwa karakter selanjutnya adalah karakter pemampatan sehingga mudah saat dekompres.
  • Tambahkan deretan bit yg menyatakan jumlah karakter yang sama berurutan.
  • Tambahkan deretan bit yg menyatakan karakter yang berulang.
3.      Algoritma Kompresi Lempel Ziv Welch (LZW):
Algoritma ini tidak optimal karena hanya melakukan analisis terbatas pada data.
Kompresi pada TEXT:
Kompresi pada text menggunakan lossless, karena dengan mengurangi huruf atau kata oleh karena itu pabila menggunakan kompresi lossless bisa membuat kata atau kalimat menjadi ambigu akibat pengurangan tersebut.
  • ZIP, Dapat menggabungkan dan mengompresi beberapa file sekaligus menggunakan bermacam-macam algoritma yang biasa digunakan Katz’s Deflate Algorithm. Metode pada zip antara lain shrinking, reducing, imploding, deflate (LZW), bzip2. Aplikasi menggunakan  Winzip.
  • RAR, Proses kompresi lebih lambat dari zip tapi ukuran file kompresi lebih kecil. Aplikasi menggunakan Winrar mampu menangani Rar dan Zip, mendukung volume split, dengan enkripsi AES.
  • TAR, berekstensi .tar/ .tar.gz dan MIME application/x-tar. Support untuk UNIX
  • 7Zip, berekstensi .7z. Didistribusikan oleh lesensi LGPL. Mendukung enkripsi AES-256, dimana integrasi dengn Windows Shell
Kompresi pada AUDIO:
  1. FLAC: Free Lossless Audio Cpde, Format audio yang GRATIS. Biasanya menghasilkan ukuran lebih besar dari ukuran aslinya. Biasanya ukuran file ini 53% dari ukuran aslinya dengan kualitas hampir sama dengan aslinya.
  2. WMA: Windows Media Audio yang dikembangkan oleh Microsoft. Tingkat lebih tinggi dalam file kompresi dan kualitas suara lebih baik. Mendukung DRM(fitur pencegah pembajakan).
Kompresi pada IMAGES:
  • GIF: untuk 256 (8-bit) warna di setiap frame, pertama kali dikembangkan dengan RLE, selanjutnya dikembangkan dengan teknik kompresi LZW.
  • PNG pengembangan dari GIF, tetapi tidak mendukung animasi, menggunakan algoritma LZW, tidak mendukung CYMK. Penggunaan PNG lebih kepada transfer gambar via internet.
Kompresi pada VIDEO:
Salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan ukuran file video. Video kompresi mengacu untuk mengurangi jumlah data yang digunakan untuk mewakili video digital  gambar, dan merupakan kombinasi dari ruang kompresi gambar dan temporal kompresi gerak. Format H.264/MPEG-4 AVC.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar