Selasa, 18 Desember 2012

Keamanan Pengiriman Data dalam Jaringan

Prinsip Keamanan Jaringan
1. Secrecy (kerahasian)
2. Integrity (Integritas)
3. Availability (Ketersediaan)
4. Authentication
5. Akses Kontrol

Jenis Serangan
 
Serangan Pasif yaitu serangan pada sistem autentukasi yang tidak menyisipkan data pada aliran data (data stream), tetapi hanya mengamati atau memonitor pengiriman informasi yang dikirim ke tujuan.

Serangan Aktif yaitu serangan yang mencoba meemodifikasi data, mencoba mendapatkan autentikasi, atau mendapatkan autentikasi dengan mengirimkan paket-paket data yang salah ke data stream.

Hacking
Yaitu cara untuk memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atapun mencari kelemanahan sistem komputer secara ilegal
 
Cracking
Yaitu cara untuk memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah file  atau data yang di simpan di komputer tersebut untuk tujuan tertentu.
 
3 Jenis Keamanan
 
Firewall 
berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal biasanya dengan filter dan proxy.
 
SSL 
Untuk menyandikan data. komputer-komputer yang berada diantara komputer pengirim dan penerima tidak dapat lagi membaca isi data
 
Virtual Private Network
Yaitu jaringan pribadi yang menggunakan medium atau jaringan nonpribadi untuk menghubungkan antar remote-site secara aman

Keamanan Data Multimedia

1.   Kriptografi
Merupakan suatu cara mengamankan data dengan melakukan pengacakan data, mengubah susunan karakternya (transpotition) dan menggantikan  karakter dengan karakter lainnya (substitution). Pada dasarnya konsep utama dari Kriptografi adalah:

Berdasarkan jenis key yang digunakan, Kriptografi dibagi menjadi 2 jenis yakni:
  1. Algoritma Simetris: key yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi pada algoritma ini adalah sama. Contohnya adalah DES, IDEA, AES (Block Chiper) dan OTP, A5, RC4 (Stream Chiper).
  2. Algoritma Asimetris: key yang digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi pada algoritma ini adalah berbeda. Contohnya adalah RSA, DSA, ElGamal.
2.   Steganografi
Merupakan cara mengamankan data dengan menyamarkan data, seolah olah pesan rahasia tidak ada atau tidak terlihat. Jadi, pesan itu sebenernya utuh, hanya saja ditambahkan oleh karakter lain, sehingga orang yg tak paham tidak akan mengerti maksud sebenarnya pesan tersebut.
 
Beberapa kriteria pada Steganografi yakni:
  • Recovery adalah pesan yang telah disisipi oleh pesan lain harus dapat dikembalikan, jadi sewaktu waktu informasi yang disembunyikan harus dapat dikembalikan agar dapat digunakan.
  • Impercebility adalah keberadaan pesan tidak dapat dipersepsi oleh indrawi, jika suatu pesan disisipkan ke dalam sebuah citra, maka citra tersebut tidak dapat dibedakan secara kasat mata.
  • Fidelity adalah mutu media penampung tidak berubah banyak akibat penambahan, perubahan yang terjadi harus tidak dapat dibedakan secara indrawi.
3.   Watermarking

Jenis Watermarking:
  • Robust Watermarking, tahan terhadap serangan (attack) namun masih dapat ditangkap oleh indera penglihatan / pendengaran manusia.
  • Fragile Watermarking, mudah rusak bila terjadi serangan, namun tidak terdeteksi oleh penglihatan / pendengaran manusia
Tujuan Dari Watermarking:
  • Tamper-proofing, mengecek integritas data.
  • Feature location, alat identifikasi isi dari data digital pada lokasi tertentu.
  • Annotation, berisi keterangan tentang data digital itu sendiri.
  • Copyright-Labelling, metode untuk sebagai label hak cipta pada data digital, atau sebagai bukti atentik kepimilikan atas dokumen digital tertentu.
Berikut 3 tahap utama dalam proses watermarking:
  1. Integrasi watermark pada citra (embedding).
  2. Serangan terhadap citra yang telah ditambahi watermark.
  3. Proses ekstrasi watermark dari dokumen yang akan diuji.

Selasa, 11 Desember 2012

Rangkuman Pengiriman Data Multimedia Melalui Aplikasi Berbasis Mobile

Dalam peringiman Data Multimedia Melalui Aplikasi Berbasis Mobile lebih banyak dibahas mengenai aplikasi-aplikasi yang mendukukung pengiriman data multimedia. Berikut aplikasi yang memanfaatkan pengiriman data multimedia berbasis mobile:
  1. Blackberry Mesenger (BBM)
Merupakan aplikasi  pengiriman pesan instan yang disediakan untuk perangkat Mobile Blackberry. Dimana  aplikasi ini mampu mengirimkan data multimedia seperti Text, Image, Audio, Video melalui perangkat Mobile sesama pengguna Blackberry. Arsitektur yang diterapkan yakni Client-Server, dimana Server BBM sendiri berada di Kanada. Setiap pengguna memiliki PIN Unik untuk dapat berkomunikasi satu sama lain. Bila suatu client ingin mengirimkan pesan ke Client lain, maka Client tersebut mengirimkan pesan ke Server, kemudian Server yang mengirimkan ke Client tujuan. Bila Client tujuan sedang Offline, maka pesan akan disimpan di Server, Server akan meneruskan pesan tersebut apabila Client tujuan sudah Online. BBM sendiri sudah terintegrasi dengan aplikasi lain seperti Fourquare dll.

2.    LINE
Sama halnya dengan BBM, LINE juga menggunakan arsitektur Client-Server, sehingga semua proses pengiriman data antar Client harus melalui Server, dan Server akan meneruskannya ke Client tujuan. LINE merupakan aplikasi instant mesagging buatan Developer Jepang. Sama dengan BBM, LINE juga mengirimkan berbagai data multimedia. Bedanya, LINE menggunakan No Telpon untuk membedakan satu Client dengan Client lainnya, terdapat juga pengaturan Username untuk memudahkan Client menambah kontaknya. LINE awalnya merupakan aplikasi yang dibuat untuk pengguna iOS, tetapi sekarang LINE sudah dapat dinikmati oleh pengguna Android dan pengguna Blackberry. Kelebihan aplikasi LINE yaitu:
  • LINE memiliki layanan Free Call, layanan telpon tanpa menggunakan biaya pulsa, hanya menggunakan koneksi Internet.
  • LINE juga memiliki layanan Grup yang dapat menampung 100 anggota.
  • LINE memiliki variasi emoticon yang berbeda, tampak lebih besar dan tetap ringan, variasinya beraneka ragam dan lucu (Stiker).
  • LINE menyediakan layanan block kontak.
  • LINE juga sudah dapat dinikmati di Perangkat Komputer.

3.      Skype
Skype merupakan aplikasi free, komunikasi dengan menggunakan arsitektur P2P (Peer To Peer). Tujuan pembuatan aplikasi ini yakni penyediaan layanan komunikasi voice berkualitas tinggi dan cenderung murah (karena menggunakan internet). Dimana Skype dapat memungkinkan pengguna untuk free call, free video call, dan mengirimkan berbagai data multimedia seperti Audio, Video, Image dan Text secara Free. Skype versi yang terbaru, memberikan layanan kualitas suara yang jauh lebih baik dibandingkan versi sebelumnya, karena menggunakan type codec yang disebut SILK. Berhubung arsitektur yang digunakan P2P, maka Skype tidak mendukung adanya penyimpanan data apabila Client Tujuan dalam keadaaan offline, komunikasi dapat dilakukan hanya apabila kedua Client terhubung dengan internet.

Senin, 03 Desember 2012

Pengiriman Data Multimedia Melalui Aplikasi Berbasis Desktop

  • Data, Data multimedia sering dilakukan penukaran data melalui berbagai jalur, ada berbasis desktop maupun web.
  • Multimedia, Penyediaan informasi pada komputer yang menggunakan suara, grafika, animasi, dan teks.
  • Aplikasi, Program komputer yang ditulis dalam suatu bahasa pemrograman dan digunakan untuk keperluan tertentu.
  • Desktop, Komputer yang dirancang untuk kebutuhan personal dan dapat ditempatkan di atas meja kerja.
Berikut Aplikasi Berbasis Desktop:

  1. Instant Messaging, memfasilitasi pengiriman pesan singkat antar dua orang atau lebih menggunakan Teks. Teks dikirim melalui jaringan internet. Diciptakan untuk menutupi kelemahan surel yg terkadang kurang cepat dan tidak real time. Proses kerjanya melalui IM Server, pesan dikirim ke IM Server, kemudian IM Server mengirimkan ke penerima.
  2. Yahoo Messager, Merupakan aplikasi berbasis client-server. Jika salah satu user offline, sedangkan terdapat user lain yang ingin mengirimkan pesan, maka pesan akan disimpan sementara di server.Begitu pula jika misalnya ada user yang tiba-tiba offline ketika sedang melakukan chat.
  3. Skype, memungkinkan kita membuat panggilan telepon baik suara maupun video melalui internet. Menggunakan protokol close-source milik sendiri (Skype Protocol), menggunakan aristektur peer to peer. Sinyal dienkripsi dg RC4. Data suara dienkripsi dg AES. Cara kerja: Suara dikirim ditangkap dan ditranskodekan dari analog ke digital, lalu di minimalisasi ukuran data (kompresi) dg cara dipecah jadi bagian lebih kecil dimuat dalam satu paket yang diberi cap, dan merakit bagian kecil tadi jadi utuh.
Audio Codec: skype menggunakan SILK. Menggunakan sampling frequency 8, 12, 16 atau 24 khz dan bit rate 6 hingga 40kbits/s, menggunakan delay algoritmik rendah (25ms), berdasarkan liniear predictive coding (LPC).

Video Codec: menggunakan VP7  dan VP8 (baik grup maupun one to one standart definition video chat.

Call Signaling: bila sender dan receiver memiliki ip publik yg sama mereka membangun koneksi TCP secara langsung dan transfer media menggunakan UDP, bila berada dibalik port-restricted NAT maka butuh supernode (perantara), bila keduanya dibalik  UDP-restricted firewall maka butuh relay untuk bangun koneksi TCP lalu transfer media melalui sisi satu ke sisi yg lain.

Rangkuman Pengiriman Data Multimedia Melalui Aplikasi Berbasis Web

Terdapat 4 tipe data multimedia yang dapat dikirimkan melalui aplikasi berbasis web diantaranya :

Pengiriman data teks, contohnya ketika menggunakan Email atau Chat Client (YM, Gtalk). Ada dua jenis penerimaan email yaitu : POP (Post Office Protocol) dimana sudah sampai POP3, menggunakan POP3 maka email dapat diambil dari server dan disimpan  di email client (cont: Outlook Express,  Eudora dan The Bat). Web Based Email, email dapat dilihat dari website menggunakan teknologi IMAP (Internet Access Protocol). User dapat membaca email yg diterimanya dan melakukan interaksi dg email tersebut seperti read, reply, write dll secara user friendly.

Pengiriman Data Gambar, Contohnya adalah Googe Map atau Google Earth, dimana Web browser yang menampilkan gambaran bumi / konten geografis. Adapun langkah-langkah dalam membentuk gambaran geografis bumi adalah : Satelit akan mengambil gambar bumi, kemudian gambar akan dikirim dan disimpan di Digital Globe server  untuk kemudian diproses. Setiap wilayah bisa menguplod gambar sendiri , dimana gambar bisa diambil dengan pesawat, Gambar dari Digital Globe digabungkan dan diurutkan. Trakhir Ditampilkan dengan http standar 

Pengiriman Data Audio, digunakan dalam radio online misalnya ShoutCast. Aplikasi web dimana user dapat menyebarkan file audio yg dimiliki ke seluruh listener dg format MP3 dan AAC, bermodel client-server menggunakan protokol ultrafox2.1 yg merupakan pengembangan dari protokol HTTP. Dalam pentransmisiannya dapat disisipkan metadata (file yg berisi informasi terkait dengan file audio tersebut). Cara kerjanya sendiri, ShoutCast  hanya berperan sebagai server  dari audio milik User penyebar. Untuk proses kompresi dan encoding dilakukan disisi client.

Pengiriman Data Video,
  • Streaming
  • Progressive Download: File seolah-olah didownload, tetapi sebenarnya disimpan dalam cache. Bisa melihat frame tertentu meski belum selesai mendownload semua file, tapi harus di buffer terlebih dahulu.
    • Keuntungan :
      • Dapat  dijalankan sesegra mungkin ketika file sudah terdownload
      • Berapapun kecepatan koneksi tetap bisa menjaga kelancaran tampilan video
    • Kekurangan :
      • Tidak dapat menskip video yang belum terdownload
      • Tidak dapat menghandle banyak trafik
      • Tidak dapat merubah bit rate
  • HTTP PseudoStreaming: menggabungkan keunggulan download HTTP(mampu melewati firewall apapun, user pada koneksi buruk dapat  menskip download-an)
  • Adaptive :
    • RTMP/Dynamic : sistem untuk memberikan video on-demand dan live media untuk aplikasi Adobe Flash.
    • HLS
    • Smooth Streaming
      • Fitur dari Internet Information Services (IIS) Media Services, HTTP-terpadu berbasis media delivery platform.
      • Konsumen mendapatkan buffering yang sedikit dan waktu start-up yang cepat
      • Kualitas aliran video secara real-time berdasarkan bandwidth konsumen

Selasa, 30 Oktober 2012

Kompresi Lossy

Kompresi Lossy merupakan jenis kompresi yang mereduksi bit dari dari suatu file. Kompresi Lossy mengurangi besarnya file dari suatu file atau data. Bisa dilakukan pada citra, video dan audio. Keuntungan dari algoritma ini adalah bahwa rasio kompresi cukup tinggi, tapi masih dalam tahap yang dapat digunakan. Untuk melakukan kompresi Lossy, ada beberapa sistem  yang dapat digunakan :
·         Kuantisasi Pada sistem ini akan dilakukan pengurangan jumlah bit yang terdapat dalam file menggunakan matriks kuantisasi. Dimana pemetaan daerah intensitas yg lebar menjadi intensitas terbatas, mengakibatkan hilangnya sebagian informasi
·         Transform Coding pada sistem ini bertujuan untuk mengkonversi data menjadi sebuah data yang lebih ringan sizenya, otomatis data yg dihasilkan lebih kecil. Ada beberapa metode dalam jenis sistemm ini, seperti  Discrete Cosine Transform (inverse matriks baru) dan Karhunen-Loeve Transform (statistical properties).
·         Wavelet Based Coding Pada sistem ini, berfungsi untuk menguraikan sinyal input menjadi komponen2 yang lebih mudah ditangani, punya intrepetasi khusus dan punya komponen yg dapat dithreshold untuk tujuan kompresi.  Terdapat metode Discrete Wavelet Transform, yaitu dilakukan dengan cara melewatkan sinyal melalui sebuah tapis lolos rendah (low pass filter/LPF) dan tapis lolos tinggi (high pass filter/HPF) dan melakukan downsampling pada keluaran masing-masing filter. Biasanya digunakan saat watermarking.
Kompresi Lossy pada gambar:
  • Sequential JPEG, menyimpan image sebagai bitmap tunggal, kompresi top-down, left-right menggunakan proses single scan dan algoritma.
  • Progressive JPEG, menyimpan image sedemikian hingga mula2 muncul sebagai image yg kurang fokus lalu semakin jelas, dapat memberikan gambaran image tanpa harus menunggu selesai didownload.
Kompresi Lossy pada audio:
·         MP3 Encoding : Audio Input -> T2F -> Alokasi Bit Kuantitasi -> Format Bit Stream -> Encoded Audio
·         MP3 Decoding : Encoded Audio -> Unpack Bit Stream -> Rekonstruksi Sampling -> F2T -> Output Audio
Kompresi Lossy pada video
Prediction Frame (P) merupakan bagian video yang jarang berubah, sehingga dapat dilakukan proses kompresi. [ l -> P -> P -> P -> l ]



Kamis, 25 Oktober 2012

Kunjungan Lapangan RTMC



RTMC (Regional Traffic Management Centre) merupakan suatu organisasi yang dibawah POLRI dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di masyarakat, terutama yang berhubungan dengan lalu lintas.  RTMC merupakan TMC yang ada di bagian regional, sedangkan yang di tingkat nasional bernama NTMC. RTMC ini dibantu dengan CCTV yang diletakkan di tempat-tempat strategis. Berada pada titik jalan yang rawan kemacetan dan rawan kecelakaan. Polda Jatim tidak hanya memasang CCTV di kota Surabaya saja, namun terdapat juga CCTV yang terletak di beberapa kota di Jawa Timur. CCTV ini terpasang dengan menggunakan fiber optic. Hasil dari CCTV ini akan diteruskan pada sebuah server, lalu dari server baru di sebar ke RTMC-RTMC yang ada. Berikut tujuan utama didirikannya RTMC ini adalah sebagai berikut :
·         Sebagai wadah bentuk kerjasama secara terintegrasi dengan instansi terkait (dishub, jasaraharja, dispenda, bea cukai)
·         Sebagai pusat informasi bagi Polda dan masyarakat
·         Sebagai percepatan pelayanan yang lebih professional terhadap masyarakat
·         Sebagai pelayanan penegak hukum
Kontak RTMC. Untuk menyebar luaskan layanan RTMC ini terhadap masyarakat
  • CALL CENTER    : 031-8292333
  • SMS CENTER      : 0821-40060000
  • Email                     : rtmc_jatim@yahoo.co.id
  • Twitter                   : @rtmc_jatim
  • Facebook               : ditlantas jatim & rtmc jatim
  • Website                  : www.lantas.jatim.polri.go.id
  • Milist                      : rtmc_jatim@yahoogroups.com
NTMC KORLANTAS POLRI
  • Telp     : 021-500669 / 021-7948479
  • SMS     : 021-27278888
  • Fax      : 021-7984246
  • Email   : ntmc_korlantas@yahoo.co.id

Dalam kunjungan tersebut, terdapat kolesrasi dengan pengerjaan Final Project kelompok kami. Karena ide dari kelompok kami sama dengan tujuan dari RTMC itu sendiri, yaitu mengurangi kemancetan pada tarffic light. Dimana nantinya kami akan memanfaatkan CCTV yang dipasang oleh RTMC untuk mengambil jumlah kendaraan yang melintas di Traffic Light, yang nantinya akan kami optimasikan pada waktu yang mengatur warna dari Traffic Light.