Sabtu, 06 Oktober 2012

Jaringan Multimedia (Audio & Video)

AUDIO merupakan fenomena fisik yang dihasilkan getaran benda yg berupa sinyal analog dengan amplitudo yg berubah secara kontinyu terhadap waktu.


Tipe format audio:
  1. Uncompressed  : Tidak ada kompress pada file ini dan apa adanya. Contohnya format  WAV
  2. Format with lossless compression : Ada kompresi untuk mengecilkan ukuran file, yaitu dengan pengurangan spektrum. Contohnya Flac
  3. Format with lossy  : Kompresi dilakukan untuk mengurangi ukuran file, kompresi juga dilakukan untuk menghilangkan suara yang tidak perlu. Untuk sizenya tidak terlalu besar. Contohnya mp3, aac, owg, wma.
Software yag digunakan untuk audio: Winamp, RealPlayer, Windows Media Player, QuickTime, JetAudio, iTune.

VIDEO merupakan teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan ulang gambar bergerak. Komponen dari video:
  1. Frames per second (FPS) : Semakin banyak jumlah frame per detik, maka kualitas videonya akan lebih bagus.
  2. Aspek Ratio : Perbandingan lebar dan tinggi. Tinggi gambar digunakan untuk tentukan jarak pandang, setiap detail gambar ditampilkan dalam pixel
  3. Resolusi : Jumlah pixel yang digunakan, semakin besar resolusi yang digunakan, maka akan memberikan gambar yang lebih tajam
  4. Bit Depth : Ukuran pixel untuk menghasilkan warna, semakin tinggi depth yang digunakan, warna yang dihasilkan akan lebih tajam. (depth dalam bitmap)
  5. Bit Rate : Ukuran kecepatan bit suatu data dari suatu tempat ke tempat lain, diukur dengan Kbps dst. Semakin besar bit rate nya semakin halus gambar yang akan dihasilkan.
Dalam pembuatan video menggunakan 2 teknik:
  1. Interlaced : Biasanya digunakan pada televisi analog (TV tabung), dimana akan ditampilkan secara bergantian gad ris ganjil dan genap secara tepat untuk setiap framenya. Refresh rate 50-80Hz.
  2. Progressive : Teknologi ini digunakan pada Televisi modern baik LCD maupu Fled TV ,metode untuk menampilkan, menyimpan, dan memancarkan gambar dimana setiap baris untuk tiap frame digambar secara berurutan.
Beberapa format video :
  1. MOV : Bersifat lintas platform, digunakan transmisi data di internet, track audio, video, images, text  terpisah, format ini biasa digunakan pada product apple.
  2. MPEG : Lossy compress, beresolusi 352×240, MPEG1 support interlaced dan  MPEG2, progressive, MPEG2 digunakan untuk HDTV dan DVD
  3. DIVX : codec diciptakan oleh DivX  Inc. File relatif kecil karena menggunakan MPEG4 part 2 compression.
  4. WMV : code milik Microsoft yang berbasis pada MPEG4 part 2, gabungan dari AVI dan WMA yang terkompres. Dapat berekstensi wmv, avi, atau asf
Teknologi Pertelevisian:
  1. PAL  : Enconding berwarna yg digunakan dalam televisi broadcast, digunakan untuk garis alternasi fase. PAL terdiri dari 625 baris dan ditayangkan sebanyak 25 frame dalam satu detik (fps). 50 Hz refresh rate. Biasanya digunakan di bagian Eropa barat. Format YUV.
  2. SECAM : Biasa digunakan di Prancis, Rusia dan Eropa timur. Frekuensi modulasi dengan 25Hz refresh rate dan 625 baris.
  3. NTSC : membagi 25 baris per frame dan sebanyak 30 frame dalam satu detiknya atau 29,97 frame per detik (fps). 525 baris dan 60 Hz refresh rate, digunakan di Amerika, Korea, Jepang . Menggunakan format YIQ.
  4. HDTV  :standar televisi baru dengan gambar lebih lebar, lebih jernih dan suara kualitas CD Audio. Aspek ratio 16:9. Resolusi terdiri dari 1125 baris (1080 baris aktif).
  Beberapa software yang digunakan: QuickTime, Windows Media Player, DivXPro, RealOne Player, GOM Player, K-Lite Codec Player, Power DVD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar